Jumat, 25 Mei 2012

Irlandia Siap Kejutkan Di EURO 2012

Profil Tim: Kejutan Serangan Balik Irlandia
Rakyat Irlandia menarik napas lega. Striker andalan Robbie Keane akhirnya bisa bergabung di tim berjuluk "The Boys in Green" tersebut setelah pulih dari cedera panjang. Pelatih Giovanni Trapattoni pun tak ragu menyebut kehadiran striker LA Galaxy berusia 31 tahun tersebut sebagai tambahan amunisi yang paling tajam di skuadnya.

Badai cedera memang tengah melanda tim hijau putih ini. Bek John O'Shea, dan kiper Shay Given adalah sejumlah pemain pilar lain yang baru saja terkena cedera, dan karenanya tak bisa dimainkan saat uji coba melawan Bosnia, akhir pekan ini.


Namun kehadiran sang kapten, yang sebelumnya cedera hamstring, dan sudah bergabung dalam latihan di Amerika Serikat kemarin, setidaknya menjadi vitamin tersendiri untuk Trapattoni.
Maklum saja, Keane memang adalah mesin gol paling produktif. Pemain bernomor punggung 10 itu bisa menyumbangkan banyak gol untuk negaranya, di saat pemain-pemain lain tak mampu melakukan. Keane bisa masuk ke jajaran pemain penting di level internasional, meski karier klubnya justru berkebalikan.


Ia sempat digambarkan sebagai pemain dikotomis, antara Keane untuk negara dan Keane untuk klub. Pasalnya, kariernya di klub terbilang mengecewakan seperti saat membela Inter dan Liverpool. Namun kalau untuk urusan membela negaranya, insting gol Keane seakan berlipat-lipat makin tajam. Ia jadi top skorer "The Boys in Green" di babak kualifikasi dengan mengemas tujuh gol.
Sang kapten mungkin sudah mulai berkurang kecepatannya, namun insting mencetak golnya masih tetap bisa diandalkan. Ia tipe bomber yang pandai mencari posisi, dan selalu punya cara untuk mencetak gol meski dalam ruang sempit sekali pun. Produktivitasnya tak tertandingi. Ia menjadi pencetak gol terbanyak untuk Irlandia saat ini dengan mengemas 53 gol.


Baru sekali ikut ajang Piala Eropa di tahun 1988, dan kandas di babak grup, serta gagal lolos ke putaran final dua Piala Dunia yang terakhir (2006 & 2010), Irlandia menjadi tim paling tak difavoritkan di grup C yang dihuni para raksasa sepak bola.


Mereka lolos ke Piala Eropa 2012 setelah di babak kualifikasi Grup B, finis di bawah Rusia yang menjadi juara grup. Kesempatan playoff tidak disia-siakan. Menghadapi Estonia, mereka menang 4-1 di tandang, dan seri 1-1 di kandang.
Ini menjadi keikutsertaan yang kedua kalinya. Terakhir mereka berpartisipasi di Piala Eropa 1988, dan langsung kandas di babak grup. Celakanya, saat ini Keane dkk bercokol di grup C yang dihuni raksasa sepak bola, Spanyol, Italia, dan Kroasia.


Melewati babak pertama sungguh bukan misi yang mudah. Tapi Irlandia punya bekal pemain-pemain yang sangat terlatih di ketatnya Liga Inggris. Keane akan menjadi pemimpin di lapangan, masih menjadi tumpuan utama di lini depan, bertandem dengan Kevin Doyle. Keduanya bakal mendapat pasokan bola dari lini tengah yang diperkuat duo winger, Aiden McGeady, dan Damien Duff, serta dua gelandang Glenn Whelan, dan Keith Andrews.


Shay Given akan menjadi pertahanan terakhir Irlandia, dan dia punya kualitas besar untuk melakoni perannya itu. Bek Aston Villa, Richard Dunne, bakal menjadi komando lini belakang, bersama John O'Shea Sean St Ledger, dan Kevin Kilbane. Di lini tengah, gelandang Spartak Moskow Aiden McGready dan pemain Stoke City Glenn Whelan akan mengendalikan permainan timnya, dibantu oleh winger senior Damien Duff dan pemain Wigan, Stephen Hunt.


Sukses Irlandia saat kualifikasi ditengarai karena kuatnya pertahanan mereka. Kehadiran kiper Shay Given, dan Richard Dunne cs menjadi benteng tangguh. Mereka pernah mencatat rekor tak pernah kebobolan selama delapan pertandingan sejak dikalahkan Uruguay 3-2 dalam sebuah uji coba, Maret 2010. Rekor itu terhenti di pertandingan terakhir kualifikasi saat Irlandia menang 2-1 atas Armenia. Mereka juga tak terkalahkan di 11 laga terakhir.


Pertahanan solid Irlandia tidak terlepas dari warna catenaccio yang ditularkan Trapattoni. Pola cenderung defensif 4-4-1-1 sepertinya bakal membuat lawan-lawan mereka di grup C kesulitan untuk menembus lini pertahanan "The Boys in Green". Jika mereka bisa efektif menerapkan serangan balik, bukan tak mungkin skuad Trapattoni ini bakal menghadirkan kejutan.


Skuad Sementara Irlandia

Kiper: Shay Given (Aston Villa), Keiren Westwood (Sunderland), David Forde (Millwall)
Belakang: John O'Shea (Sunderland), Richard Dunne (Aston Villa), Stephen Ward (Wolverhampton Wanderers), Sean St Ledger (Leicester City), Darren O'Dea (Celtic), Stephen Kelly (Fulham), Kevin Foley (Wolverhampton Wanderers)
Tengah: Glenn Whelan (Stoke City), Keith Andrews (West Bromwich Albion), Aiden McGeady (Spartak Moscow), Darron Gibson (Everton), Keith Fahey (Birmingham City), Damien Duff (Fulham), Stephen Hunt (Wolverhampton Wanderers), James McClean (Sunderland)
Depan: Robbie Keane (LA Galaxy), Kevin Doyle (Wolverhampton Wanderers), Shane Long (West Bromwich Albion), Jonathan Walters (Stoke City), Simon Cox (West Bromwich Albion).


0 komentar:

Poskan Komentar

Bottom 2

Bottom 3